Cinta Sejati! Kisah Pria Nikahi Gadis Lumpuh, Bermula Kenalan Lewat Game PUBG

Kisah cinta Amirul Syahmi Mohd Yazid dan Siti Aisyah Zaid membuktikan bahwa cinta tak selalu hanya memandang fisik. Amirul jatuh cinta dengan Siti, seorang difabel yang mengalami kelumpuhan pada kedua kakinya.
Amirul dan Aisyah berkenalan lewat game onlinePlayer Unknown's Battleground (PUBG) setahun yang lalu. Tak disangka berawal dari game online, keduanya saling jatuh cinta.
Kini Amirul telah mempersunting Siti dalam sebuah acara nikah massal yang diadakan di Institut Pendidikan Guru (IPG) Tun Hussein Onn Kampus Batu Pahat, Malaysia.

Berkenalan lewat PUBG

 

 

www.facebook.com

Urusan jodoh memang tak ada yang tahu. Seperti Amirul Syahmi Mohd Yazid yang tak menyangka akan bertemu jodohnya melalui game online PUBG. Amirul berkenalan dengan Siti sekitar satu tahun lalu saat bermain PUBG.
"Kami hanya bertemu tahun lalu secara tidak sengaja melalui video game online, Player Unknown's Battleground (PUBG). Mulai dari sana, hubungan kami menjadi lebih akrab sampai berkembang menjadi cinta,” ujar Siti dikutip dari Detik.com.
Amirul jatuh cinta dengan Aisyah meskipun tahu bahwa Aisyah mengalami kelumpuhan. Aisyah menceritakan saat ia mengalami kecelakaan motor dua tahun lalu yang menyebabkan kakinya mengalami kelumpuhan. Meski begitu Amirul tetap mau menerima kondisi Aisyah.
"Kedua kaki saya lumpuh setelah saya terlibat dalam kecelakaan sepeda motor di Parit Raja dua tahun lalu. Saat itu, saya masih belum mengenal suami saya meskipun kami tinggal di distrik yang sama," kata Siti.

Buktikan cintanya dengan menikahi Siti

 

wolipop.detik.com
Kisah cinta Amirul dan Siti terekspos media saat keduanya mengikuti nikah massal pada hari Minggu (18/8) lalu. Dari 17 pasangan yang ikut nikah massal, terlihat pasangan Amirul dan Aisyah yang berbeda dari pasangan lain karena Aisyah tampak menggunakan kursi roda.
Amirul menceritakan awal dirinya memutuskan untuk menikahi Siti. Beberapa bulan lalu dirinya melihat informasi nikah massal. Kemudian Amirul langsung menyampaikan niatnya untuk menikahi Aisyah kepada keluarganya.
Aisyah bersedia untuk dinikahi Amirul dalam acara nikah massal. Wanita berusia 22 tahun itu mengaku puas dengan acara pernikahan massal yang hanya menghabiskan biaya Rp 11 juta itu.
"Ini karena pernikahan dilakukan dengan cara yang lebih hidup dan akan menjadi salah satu kenangan terindah," kata Siti.

Pemerintah Batu Pahat rutin adakan nikah massal 

 

 

www.facebook.com

Berdasarkan keterangan dari Komisaris Distrik Batu Pahat Dzulkafli Mohamed, acara nikah massal mulai diadakan pada tahun 2016. Sampai saat ini pernikahan massal itu diadakan dua kali dalam setahun.
Nikah massal ini bertujuan mendorong warga Batu Pahat untuk membangun rumah tangga. Pernikahan massal ini tak disangka mendapat respon yang baik dari warga Batu Pahat.
“Walaupun acara ini telah diiklankan sejak 4 bulan lalu, responnya sangat menggembirakan,” ujar Dzulkafli.
Para peserta nikah massal hanya perlu membayar RM 3500 atau setara dengan Rp 11 juta setiap pasangan. Tak hanya pesta pernikahan meriah, masing-masing pasangan akan mendapat benefit menginap di hotel, makan malam romantis, konvoi pengantin, hingga undian berhadiah.
Kisah cinta Amirul dan Siti merupakan bukti cinta tak selalu memandang fisik. Amirul yang bertemu dengan Siti lewat game online PUBG itu, tetap menerima kondisi Siti yang lumpuh dan menjadikan Siti sebagai istrinya.